footer social

.

  • Home
  • Download
  • Premium Version
  • Custom Theme
  • Contact
    • download templates
    • Link 2
    • Link 3
Halo, aku.
Aku ingin kamu baca ini besok, di usia barumu.

Perjalanan membawa banyak hal-hal baru yang membuat kita bijaksana. Untuk perjalanan selanjutnya, setelah kemarin, setelah hari ini. Aku ingin mengajak diriku untuk melihat lebih banyak, melangkah lebih banyak dan belajar lebih banyak.

Ada yang perlu kamu ingat, segala sesuatu ada masanya. Itu artinya ada dua hal yang perlu kamu ketahui. Yang pertama, teruslah untuk selalu mencoba, dan kedua, belajar merelakan.

Selamat berkawan dengan perjalanan barumu, ya.
Mungkin pengalaman 12 tahun lamanya jadi anak sekolah, ngebuat aku cukup aware dengan pendidikan, ada satu dua hal yang ngeganjel tentang sekolah ini.

Ke-awareness-an ini mengantarkan aku pada tulisan tentang konsep pendidikannya Dewey yang menurutku "keren juga ni!"

Konsep John Dewey, yang disebut pendidikan progresivisme, pendidikan yang dijalankan secara demokratis. Garis besar yang aku simpulkan adalah penanaman deep democracy terhadap pendidikan.

Penanaman deep democracy bisa lewat berbagai aspek, misalnya nih lewat kurikulum, metode pengajaran sebagai jembatan antara guru dan murid, pengajar, dan kita sebagai pelajar.

Mari kita bahas satu-satu.

Kurikulum. Pernah merasa ga sesuatu yang dipelajari di sekolah itu useless, atau hmmm bukan useless deh, kurang efisien mungkin lebih tepat. Ya, merasa kurang efisien.  Sebenernya bisa lho dipake buat belajar yang lain.
Coba bayangin nih anak di pedesaan yang terus sibuk belajar tentang teknologi di kota yang jauh disana, yang canggih, yang ga ada di kehidupan mereka. Tapi mereka kurang dalam mempelajari pengetahuan yang dekat dengan keseharian mereka, pertanian misalnya. In this part mungkin bicara tentang institusi yang seharusnya bisa change their way dalam menjalankan sistemnya dengan cara mengkontekstualkan sistem dengan melibatkan seluruh aspek juga seluruh pihak.

Selanjutnya mari kita singgung masalah guru, metode pengajaran, dan pelajarnya. Secara garis besar konsepnya Dewey ini mengusung pembelajaran yang bukan guru-central melainkan sebaliknya. Oh ya, konsepnya ini adalah bentuk kritik dari sekolah kuno, di mana sekolah tradisional guru yang menentukan segala, guru yang aktif berfikir, memecahkan soal untuk muridnya, sedangkan anaknya menjadi konsumen yang pasif. Serta metode belajar yang dibentuk untuk mendengarkan, anak dipaksa mengambil hal yang sudah dituturkan, mereka ga dilatih untuk mengeluarkan sesuatu dengan spontan. Pikiran dan tindakannya tergantung pada orang lain. 

Karena konsep ini adalah student-centered, murid adalah pusat dari kegiatan pendidikan, pangkal dan tujuannya harus berpusat pada anak, mendidik anak untuk berperan aktif, bisa memecahkan masalah, dll. Oleh karena itu konsep ini menghendaki learning by doing. Guru hanya sebagai fasilitator serta pembimbing yang dapat membantu siswa dalam prosesnya.

Kalau ditarik lebih jauh lagi nih, konsep pendidikan ini sudah mendasari dua aspek, yaitu sosiologis dan psikologis, dan menurutku konsep ini cukup komprehensif.eu

Lebih luas lagi tentang konsep ini, kalian bisa cari sendiri, if you want to know more! 

Dah, segitu aja buat tulisan kali ini. Hehe
Aku sendiri menyadari how worst are my 2014 posts. But im not going to delete.

"Gpp yang penting blogku penuh"
Mungkin itu slogan aku yang  saat itu masih berumur 14 tahun dan baru mengenal blog.

Menghargai keinginan menjadi blogger sungguhan di masa lalu, mungkin akan jadi bahan bakar untuk tetap mau mencoba apa pun, menulis apa pun, dan melakukan apa pun yang aku mau. 

Dengan senang hati aku mulai memaafkan dan menerima kamu yang dulu, aku.


Hahaha
Meningkatkan kemampuan otak
Hasil penelitian mengatakan, bahwa kita bisa mengubah dan melatih otak kita untuk dapat memproses informasi lebih baik dan cepat. Musik memiliki fungsi untuk meningkatkan kecepatan otak kita. Bahkan,  hasil penelitian mengatakan bahwa orang-orang yang sering mendengarkan musik, tingkat kecerdasannya rata-rata lebih tinggi daripada orang yang tidak suka mendengarkan musik. Salah satu jenis musik yang  diyakini dapat meningkatkan kecerdasan otak adalah musik klasik.


  • Refreshing

Kadang saat pikiran kita jenuh,bete, bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan mendengarkan musik, segala pikiran bisa kembali segar. Hasilnya, kita bersemangat kembali mengerjakan sesuatu yang tertunda.
  • Kepribadian Seseorang

Perkembangan kepribadian seseorang juga memengaruhi dan dipengaruhi oleh jenis musik yang didengar. Jika waktu kecil kita suka mendengarkan lagu-lagu anak-anak, waktu sudah besar kita pun akan memilih sendiri jenis musik yang kita sukai. Pemilihan jenis musik yang disukai bisa dibilang membantu kita untuk memberikan nuansa hidup yang kita butuhkan.

  • Menjadi Motivasi
Mendengarkan musik bisa menjadi motivasi, misalnya seperti kita malas melakukan pekerjaan dengan mendengarkan lagu seolah-olah menjadi semangat. Musik bisa juga meningkatkan motivasi untuk belajar.
  • Menyegarkan
Dengan mendengarkan musik walaupun hanya beberapa saat, kita dapat merasa segar kembali. Jadi melalui musik, kita akan mendapatkan semangat kembali untuk melakukan aktifitas kita sehari-hari.
  • Terapi

Musik bermanfaat bagi kesehatan.Bahkan orang sakitpun, musik bisa menjadi alternatif terapi yang diharapkan bisa mengarahkan dan mempercepat pemulihan tubuh.Para pakar menyatakan bahwa musik bisa dijadikan media terapi untuk pasien-pasien yang mengalami gangguan secara psikologi.




  • Pengertian :
       Perilaku penyimpangan sosial (Deviasi Sosial) = semua bentuk perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada.

    - Pengertian yang dikemukakan oleh ahli Sosiologi :
        a.Robert M.Z. Lawang.
            Penyimpangan = tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan meninmbulkan usaha dari pihak yang berwenang untuk memperbaiki perilaku yg menyimpang.
         b.Gillin
             Penyimpangan/deviasi = perilaku yang menyimpang dari norma dan nilai sosial keluarga dan masyarakat.

    Ahli sosiologi lain, yang mengemukakan pengertian pemyimpangan sosial,diantaranya :

        - James Vander Zonden
        - Bruce J. Cohen
  • Hal-Hal yang memengaruhi terjadinya perilaku menyimpang :
    a.Tidak mempunyai seseorang sebagai panutan dalam memahami dan meresapi tata nilai atau norma-norma yang berlaku di masyarakat.
    b.Pengaruh lingkungan kehidupan
    sosial yang tidak baik
    c.Keluarga yang berantakan (broken home).
  • Sifat penyimpangan sosial
    a. Penyimpangan yang bersifat Positif = tidak sesuai dengan aturan atau norma tetapi tidak merugikan  orang lain.
        Contoh : Ibu rumah tangga berprofesu sgb kondektor karena alasan ekonomi 
    b.
    Penyimpangan yang bersifat Negatif = cenderung ke arah nilai-nilai sosial yang dipandang rendah dan buruk sehingga masyarakat mencela dan mengucilkan.
        Contoh : pembunuhan,dll.
  • Bentuk penyimpangan sosial .
    a. Berdasarkan kadar penyimpangan :
        1).Penyimpangan Primer (primary deviation) = Perilaku menyimpang yang pertama kali dilakukan oleh seseorang.
          Misal : mencoret-coret tembok tetangga.
        2).Penyimpangan sekunder (secondarydeviation) = perilaku menyimpang yang merupakan pengulangan dari penyimpangan sebelumnya. Bentuk penyimpangan ini mengarah pada tindak kriminal.
           Misal : Pembunuhan.

    b. Berdasarkan pelaku penyimpangan
         1).Penyimpangn individu (individual deviation), dilakukan secara perorangan tanpa campurtangan orang lain.
             Contoh : seorang pejabat yang korupsi.
         2).Penyimpangan kelompok (group deviation), dilakukan oleh beberapa orang yang secara bersama-sama melakukan tindakan yang menyimpang.
             Contoh : Pemberontakan.
         3).Penyimpangan campuran (mixture of both deviation), diawali dari penyimpangan individu. Akan tetapi,seiring berjalannya waktu, pelaku penyimpang dapat memengaruhi orang lain, sehingga ikut melakukan tindakan menyimpang.
             Contoh : Sindikat Narkoba, dll.

    -Sumber : LKS :D


                             
 Perbedaan teori fungsi otak kanan dan otak kiri telah populer sejak tahun 1960. Seorang peneliti bernama Roger Sperry menemukan bahwa otak manusia terdiri dari 2 hemisfer (bagian), yaitu otak kanan dan otak kiri yang mempunyai fungsi yang berbeda. Atas jasanya ini beliau mendapat hadiah Nobel pada tahun 1981. Selain itu dia juga menemukan bahwa pada saat otak kanan sedang bekerja maka otak kiri cenderung lebih tenang, demikian pula sebaliknya. 

Fungsi Otak Kanan 

Otak kanan adalah otak yang berada disebelah kanan dalam posisi anatomis (frontal). Fungsi otak kanan adalah sebagai berikut:
·Perkembangan emosi (emotional quotient (EQ))
·Hubungan antar manusia (sosialisasi)
·Fungsi Komunikasi (perkembangan bahasa non verbal)
·Perkembangan intuitif
·Seni (menari, melukis, menyanyi dan lain-lain)
·Mengandalikan ekspresi manusia
·Pusat khayalan dan kreativitas
·Berpikir lateral dan tidak terstruktur
·Tidak memikirkan hal-hal secara detail
·Cara kerjanya long term memory (memory jangka panjang)
·Lebih ahli dalam menentukan ruang/tempat dan warna
·Bila terjadi kerusakan pada area otak kanan yang terganggu adalah area kemampuan visual dan emosi

Fungsi Otak Kiri

Otak kiri adalah otak yang berada disebelah kiri dalam posisi anatomis (posisi frontal). Fungsi otak kiri adalah sebagai berikut:
·      Perkembangan Intelegensi (intelligence quotient (IQ))
·      Pusat perkembangan logika dan rasio (seperti matematika)
·      Berpikir sacara sistematis
·      Bahasa verbal
·      Berpikir linear dan terstruktur
·      Berpikir analisis dan bertahap
·      Cara berpikirnya short term memory (memory jangka pendek)·      Jika terjadi gangguan pada otak kiri, maka yang terganggu adalah fungsi berbicara, bahasa dan matematika
Fungsi otak kanan dan otak kiri pada manusia sebenarnya menyatu dalam satu kesatuan fungsi. Tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa, jika otak kiri aktif, maka otak kanan lebih tenang, demikian pula sebaliknya. Kerja otak kanan dan otak kiri sebenarnya saling mendukung, sebagaimana pentingnya fungsi memory jangka pendek dan memory jangka panjang. Sehingga tidak bisa dikatakan, otak kanan lebih bagus dari otak kiri, ataupun sebaliknya. Walaupun, pada sebagian orang, terkadang lebih deminan menggunakan area otak tertentu. Penggunaan dominasi area otak tertentu bagi individu, yang kemungkinan membedakan minat dan bakatnya.
CARA MENYEIMBANGKAN/MENYELARASKAN ANTARA OTAK KIRI DAN OTAK KANAN

1.Belajar menggunakan tangan kidal 
      Ketika seseorang menggunakan bagian kiri anggota tubuhnya, maka otak yang bekerja adalah otak kanan.Kamu bisa melakukan hal ini seperti Menulis,Menyikat gigi,Menggunakan mouse komputer . mungkin awalnya akan sangat sulit , akan tetapi dengan latihan rutin kita pasti bisa melakukannya. Menurut Franklin Institute, jenis latihan ini dapat memperkuat hubungan syaraf yang ada bahkan mebentuk syaraf yang baru.

2.Bermain Puzzle atau Teka Teki Silang.
       Bermain seperti Puzzle,Sudoku,Teka-teki silang akan sangat membantu kerja otak kiri.Karena kita melakukanya dengan penalaran bukan dengan perasaan. 

3.Menikmati Musik.
        Mendengarkan musik mampu memancing emosi seseorang. Misalnya ketika kalian mendengar lagu yang melankolis akan membuat perasaan kalian sedih,apalagi jika digabungkan dengan pengalaman masa lalu dengan seseorang yang kita cintai. Selain mendengarkan musik,kalian juga bisa mencoba belajar bermain piano,gitar,dll. Pernakah kalian lihat seseorang bermain piano dengan menggunakan penalaran??saya rasa tidak, semua itu diaplikasikan melalui perasaannya.

4.Olahraga.
        Olahraga mampu memperlancarkan peredaran darah kita dan menyehatkan tubuh kita. Akan tetapi,selain itu olahraga juga bisa mempu memaksimalkan kerja kedua bagian otak kita. Contohnya,ketika kalian berlari,apa mungkin kalian berlari hanya menggunakan satu kaki??tidak mungkin ya rasanya. Artinya ketika kita olahraga kedua bagian otak kita bekerja bersama-sama.

5.Membaca
        Membaca dapat melenturkan otot-otot otak, baik bacaan ringan (seperti komik atau majalah) maupun bacaan untuk informasi. Menurut studi Dr. Nikolaos Scarmeas pada tahun 2001, membaca dapat membantu membangun 'cadangan kognitif' untuk menunda timbulnya demensia.



Intinya, karakter atau kepribadian seseorang itu ada 4 macam:
  1. Koleris (kuat)
  2. Sanguinis (populer)
  3. Melankolis (sempurna)
  4. Plagmatis (cinta damai)

  • Koleris
Orang yang memiliki karakter Koleris, biasanya cenderung kuat, tegas, senang memimpin, menyukai tantangan, tak mau hanya jadi penonton, lebih tangkas dan cepat dalam mengambil keputusan.
Dengan berbagai kelebihan Koleris tersebut, ia cocok untuk menjadi seorang leader yang mengambil keputusan. Orang koleris biasanya berorientasi pada hal-hal yang produktif dan ia juga memiliki visi.
Sementara itu, kekurangan orang Koleris adalah cenderung mudah marah, kurang sabar menahan emosi, senang terhadap kontroversi, kurang simpatik, senang memerintah orang lain, hingga punya banyak tuntutan terhadap orang lain.

  • Sanguinis
Seorang dengan kepribadian Sanguinis memiliki ciri-ciri emosi yang mudah bergejolak, berkeinginan untuk disenangi orang lain, dan memiliki kehidupan yang penuh warna – warni.
Kelebihan orang Sanguinis adalah: antusias, ceria, ekspresif, senang berbicara, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mudah memaafkan kesalahan, memiliki inisiatif, senang berkumpul dan mudah berteman.
Sedangkan kekurangan karakter Sanguinis adalah cenderung sulit untuk diam, membesarkan masalah, daya konsentrasinya pendek, egoistis, ragu-ragu, hingga berubah – ubah dalam mengambil keputusan.

  • Melankolis
Seorang dengan karakter melankolis memiliki ciri-ciri: hidupnya terjadwal dan teratur hingga membentuk suatu pola, cenderung ingin segalanya sempurna dan teratur, menyukai data dan fakta, dan memikirkannya secara serius dan mendalam.
Seorang Melankolis memiliki kelebihan, antara lain: hidupnya teratur, serius, kreatif, bersedia mengorbankan diri, memiliki standar yang tinggi (perfeksionis / idealis), tekun, setia, perhatian terhadap orang lain, dan bersedia mendengarkan keluhan.
Kelemahan seorang Melankolis adalah cenderung mudah murung dan tertekan, mudah merasa bersalah dan tertekan, hingga pendendam.

  • Plegmatis
Orang ada yang menyebut Plagmatis atau Plegmatis. Karakter Plegmatis ini memiliki ciri-ciri: cenderung menghindari konflik hingga rela untuk berkorban demi terselesaikannya sebuah masalah, sabar, kalem, tak mau mengecewakan dan menyakiti orang lain, dan ia adalah pendengar yang baik.
Kelebihan karakter Plegmatis ini adalah: sabar, tenang, mudah bergaul, baik hati, bijaksana, simpatik, menyenangkan, peduli terhadap sekitar, humoris, dan mudah menjalin kerukunan / kedamaian.
Kekurangan orang yang berkarakter Plegmatis adalah: senang menghindari tanggung jawab, pendiam, keras kepala, cenderung pemalu, hingga sulit untuk bergerak maju.

Semoga Bermanfaat ^^ 
Langganan: Postingan ( Atom )

ABOUT AUTHOR

She is a girl who is love dreaming and trying to reach her dream.
Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Am
Lihat profil lengkapku

Viewers

Blog Archive

  • Juli 2019 (1)
  • Januari 2019 (1)
  • Agustus 2017 (1)
  • Mei 2014 (2)
  • Februari 2014 (4)

Categories

  • Personal
  • Post 2014ku
  • Thought

Cari Blog Ini

Yui K-ON ^ MS Paint 2010

Yui K-ON ^ MS Paint 2010
Was made by me, my first digital art. -2015

Latest Posts

Flickr

Copyright 2014 ..
Designed by OddThemes